• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
Gali Kabar
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video
No Result
View All Result
Gali Kabar
No Result
View All Result
Beranda Headline

243 Tenaga Kesehatan RS BAM Bakal Divaksin Covid-19

Waktu baca:3 menit
0
243 Tenaga Kesehatan RS BAM Bakal Divaksin Covid-19

Foto : Camat Lawang Kidul Andrille Martina, Kapolsek Lawang Kidul Iptu Dessi Azhari dan salah seorang Nakes pose bersama usai divaksin Covid-1

Baca Juga

PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera

Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1 Perusahaan

PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey”

  • 35 Tenaga Kesehatan Divaksin Pertama

MUARA ENIM I galikabar.com – Sebanyak 35 orang Tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Bukit Asam Medika (RS BAM) diberikan suntikan vaksin Covid-19, bertempat RS BAM Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, Selasa pagi (02/02/2020).

Ketua Pelaksana Vaksinasi RS BAM dr Andrias Noris mengatakan, penyuntikan vaksin Covid-19 kepada 35 Nakes RS BAM sesuai instruksi dari Dinas Kesehatan Muara Enim, bahwa vaksinasi harus dimulai tanggal 2 Februari 2020.

“Untuk yang dijadwalkan Selasa, sebanyak 35 Nakes RS BAM yang divaksinasi. Dari total seluruh Nakes yang akan divaksinasi sebanyak 243 Nakes, 230 diantaranya berasal dari RS BAM. Sedangkan  11 Nakes  berasal dari klinik BAM dan dua nakes sisanya berasal dari Klinik Tanjung Lalang,” terang Noris.

Dijelaskannya, prosedur Nakes yang divaksin terlebih dahulu discreening dengan sangat ketat. Untuk Nakes yang divaksin harus dalam keadaan sehat. Kemudian, untuk proses vaksin tahap 2 akan dilakukan  setelah 10 hari kerja.

“Kami menargetkan akhir bulan ini pelaksanaan  vaksinasi kepada nakes akan rampung,” kata Noris.

Dikatakannya pula,  pihaknya menyiapkan personil keamanan, seperti anggota Polri, TNI, sekuriti perusahaan termasuk pemerintah setempat yang juga turut hadir melakukan pengawasan untuk memaatikan kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan lancar.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala RS BAM dr Bandriyo Sudarsono bahwa proses awal vaksinasi di rumas sakit terlebih dahulu dimulai dengan mendata nakes yang layak.

“Setelah itu, kita melakukan konfirmasi ke Dinas kesehatan dengan memberikan data jumlah nakes yang siap divakasinasi,” ucapnya.

Disinggung apakah semua Nakes RS BAM diberikan vaksin,  Bandriyo menjelaskan Tidak semua Nakes diberikan vaksin. Yang divaksin adalah Nakes yg telah discreening sebelumya.

Dikatakannya, pada waktu saat  screening dilakukan, pihaknya menemukan salah seorang Nakes yang sedang hamil, dan pernah terpapar Covid-19. Dalam kasus ibu hamil tersebut, vaksin tidak  diperbolehkan.

Bandiyo juga menjelaskan, proses screening dilakukan selektif untuk menentukan siapa saja yg boleh dan tidaknya diberikan vaksin. Ia mencontohkan orang yang berumur 56 tahun ke atas tidak diperbolehkan vaksin.

Proses Vaksinasi, dikatakannya,  dilakukan sekitar 10 hari untuk nakes berjumlah skitar 200-300 orang.

Proses kegiatan penyuntikan Vaksin Covid-29 Nakes RS BAM

Bandriyo sedikit mengulas bahwa semua tindakan medis ada efek sampingnya seperti nyeri saat disuntik, gatal di sekitar area suntik, demam, nyeri otot, badan merah – merah dan sakit kepala. Hal tersebut reaksi yg wajar setelah divaksin.

Ia menganalogikan proses vaksin  seperti kita menyuntikkan tentara untuk melawan tentara virus Covid-19. Akan terjadi pertempuran  yang sedikit banyak akan memberikan dampak akibat dari perkelahian tersebut.

Selain itu, Bandriyo menjelaskan, setelah divaksin, dua minggu kemudian dilakukan booster. Tentu vaksin ini memiliki efek samping. Akan tetapi telah disiapkan antisipasinya. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa Vaksinasi adalah memasukkan virus yang telah dilemahkan sebagai pelindung dari virus Covid-19.

Bandriyo juga menjelaskan Vaksin yang digunakan dalam kegiatan ini adalah vaksin sinovac dengan tingkat efektifitas 60-65 %. Setelah divaksinasi 30 menit kemudian diperiksa apakah dampak yang dirasakan.

“Untuk masyarakat nanti jangan khawatir tentang vaksin Covid-19. Vaksin ini telah dilakukan riset dan mendapatkan izin dari BPOM untuk digunakan,” himbaunya.

Terpisah, Melda Saputri salah satu Nakes RS BAM mengatakan, dirinya mengikuti vaksin perdana di RS BAM. Awalnya saya merasa takut dan cemas akan tetapi setelah divaksin kondisi saya tetap baik.

“Saya tetap relax, semoga kedepannya tidak terjadi apa-apa dengan kondisi tubuh saya,” harapnya.

Camat Lawang Kidul, Andrille Martin juga memberikan himbauan agar nantinya masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksin.

“Saya menghimbau kepada segenap masyarakat Kecamatan Lawang Kidul khususnya Tanjung Enim untuk mau divaksin, jangan takut divaksin, dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah” himbau Andrille Martin. (Sw/ Ril)

ShareTweetPin

Baca Juga Posts

PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera
Headline

PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera

Selasa, 14 April 2026
Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1 Perusahaan
Headline

Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1 Perusahaan

Selasa, 14 April 2026
PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey”
Headline

PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey”

Kamis, 9 April 2026
PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025
Ekonomi dan Bisnis

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

Jumat, 3 April 2026
PTBA Dorong Transformasi Penambangan Tanpa Ijin Jadi Penggerak Ekonomi Berkelanjutan
Ekonomi dan Bisnis

PTBA Dorong Transformasi Penambangan Tanpa Ijin Jadi Penggerak Ekonomi Berkelanjutan

Selasa, 31 Maret 2026
Naik Kelas! Produk Binaan PTBA Buktikan Daya Saing Tinggi di Pasar Ibu Kota
Ekonomi dan Bisnis

Naik Kelas! Produk Binaan PTBA Buktikan Daya Saing Tinggi di Pasar Ibu Kota

Kamis, 26 Maret 2026
Post Berikutnya

Watches Are Yet Another Easy Way Rich People Make Their Money Into More Money

New York reports 15 child cases of rare disease linked to COVID-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

Nekad Curi HP di Warung, Nopriansah Diciduk

Sabtu, 9 Maret 2019
Berbagi Berkah Ramadan, Bukit Asam (PTBA) Salurkan Bantuan untuk 106 Masjid

Berbagi Berkah Ramadan, Bukit Asam (PTBA) Salurkan Bantuan untuk 106 Masjid

Kamis, 28 Maret 2024
Bukit Asam (PTBA) Gelar Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Muara Enim 2024, Ini Pemenangnya

Bukit Asam (PTBA) Gelar Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Muara Enim 2024, Ini Pemenangnya

Rabu, 10 Juli 2024

Popular Stories

  • Polsek Lawang Kidul Amankan Pelaku Sodomi Anak Dibawah Umur

    Polsek Lawang Kidul Amankan Pelaku Sodomi Anak Dibawah Umur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dp Rp3,3 juta Sudah Dapat Kredit Rumah, Ini penjelasanya Sekretaris REI Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari OKI Akan Periksa 8 Kades di Kecamatan Pedamaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinilai Cacat Hukum, Pengacara Minta Pasutri Terdakwa Kasus Perampasan Hak dan Pemalsuan Data Dibebaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Muara Enim Terancam Ditunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Gali Kabar

© 2021 Galikabar.com

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video

© 2021 Galikabar.com