Foto : Plt Bupati Muara Enim saat membuka Musrenbang RKPD Tahun 2023
MUARA ENIM I galikabar.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Muara Enim secara resmi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2023, bertempat di Ballroom Hotel Grand Zuri, Kota Muara Enim, Senin (20/03/2023).
Kegiatan yang dibuka langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah SH LL M LL M Ph D tersebut berlangsung sukses.

Turut hadir pada kesempatan itu, Pj Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda Pemkab Muara Enim, Staf Ahli Bupati, Asisten, para Kepala Perangkat Daerah dan Camat Lingkup Pemkab Muara Enim, Tim Kerja Pertimbangan Pembangunan dan Pelayanan Publik Kabupaten Muara Enim, Pimpinan BUMN/BUMS/BUMD dalam wilayah Kabupaten Muara Enim serta Ketua Organisasi wanita se-Kabupaten Muara Enim.
Musrenbang RKPD Tahun 2023 kali ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (virtual) Muhammad Ilyas, Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Sultan M Syah dan Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya H Fachrurrozie Sjarkowi serta Edi Subeno Kepala BPS Kabupaten Muara Enim.

Kepala Bappeda Kabupaten Muara Enim Ir Mat Kasrun mengatakan, bahwa penyelenggaraan Musrenbang tingkat Kabupaten Muara Enim bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan.
“Musrenbang juga sebagai wahana untuk melakukan koordinasi antar instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Serta para pemangku kepentingan agar dapat diperoleh rencana pembangunan yang sinkron dan sinergis,” terang Mat Kasrun.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah SH LL M LL M Ph D dalam sambutannya mengatakan, melalui pelaksanaan Musrenbang tadi, Pemkab Muara Enim dapat mensinkronkan kebijakan pusat dan provinsi dengan prioritas pembangunan daerah yang telah disusun, dengan tetap mempedomani kebijakan-kebijakan perencanaan.
“Kita berharap penyusunan alokasi anggaran dalam program prioritas tahun 2024 dapat dilakukan secara proporsional, berdasarkan prioritas pembangunan yang telah disepakati sesuai ketersediaan anggaran serta dapat mencapai target yang telah ditetapkan,” terangnya.

Mengingat Kabupaten Muara Enim, merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat berlimpah, diantaranya potensi di sektor pertambangan batubara, minyak bumi, gas bumi, dan panas bumi. Selain itu, Kabupaten Muara Enim juga memiliki potensi di sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang tentunya hal ini merupakan modal dasar bagi Kabupaten Muara Enim untuk dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Muara Enim.
“Dari keragaman potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Muara Enim serta kolaborasi, sinergitas, kerja keras, dan kerja cerdas antar semua pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi Kabupaten Muara Enim yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005 – 2025 yaitu Kabupaten Muara Enim yang Sehat, Mandiri, dan Sejahtera, ujar Plt Bupati,” ungkap Kaffah.

Disamping itu, dalam Plt Bupati mengungkapkan, percepatan pembangunan daerah dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, harus didukung oleh 3 (tiga) pilar pembangunan, yaitu Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat.
Ketiga pilar pembangunan tersebut diharapkan mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan yang terstruktur, sistematis, dan masif agar pembangunan di daerah dapat merata dan dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Selain itu, kolaborasi ketiga pilar pembangunan tersebut diharapkan juga dapat dimplementasikan dalam proses pendanaan pembangunan daerah dengan dukungan yang optimal dari Forum CSR-PKBL sesuai dengan kemampuan dan wilayah operasional masing-masing,” jelasnya. (Siswanto/ Kominfo Pemkab Muara Enim)












