• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, April 30, 2026
Gali Kabar
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video
No Result
View All Result
Gali Kabar
No Result
View All Result
Beranda Headline

Memaknai Pancasila

Oleh : H. Albar Sentosa Subari (Ketua Pembina Adat Sumsel) Dan Marsal (Pemerhati Sosial dan Hukum Adat Indonesia)

Waktu baca:2 menit
0
Memaknai Pancasila

Setiap tanggal 1 Juni kita bangsa Indonesia selalu memperingati hari lahirnya Pancasila, sebagai sejarah panjang proses perjuangan bangsa Indonesia, yang akhirnya tercetus Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Baca Juga

Dilaporkan ke Inspektorat hingga DPR RI, Oknum Kades AY Terancam Kehilangan Jabatan

Oknum Kades di Muara Enim Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diduga Serobot Lahan Warga

PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera

Hamka dalam buku yang berjudul Memahami Hamka ( the untold stories) yang ditulis oleh Haidar Musyafa, pada halaman 25, mengutip pernyataan Presiden Sukarno bahwa rukun Pancasila serupa dengan rukun Islam, yang tidak boleh hanya dikerjakan salah satu satunya saja.

Terlepas dari adanya pro dan kontra terhadap pandangan tersebut
Hamka menjelaskan bahwa Presiden Sukarno adalah pemimpin yang sudah mengetahui secara pasti dasar dasar ideologi dan filsafat dari Pancasila. Karena, di dalam perpustakaan nya, Sukarno memiliki banyak sekali buku yang membahas tentang Islam, termasuk yang mengupas filsafatnya ( ibid, 27).

Menurut Hamka, pintu kemerdekaan Indonesia dibuka dengan keyakinan terhadap ” Ketuhanan Yang Maha Esa”. Hal itu tak lain karena bangsa Indonesia secara jujur mengakui bahwa kemerdekaan yang berhasil didapatkannya merupakan Rahmat Allah, Tuhan Yang Maha Esa ( Hamka, 2015)
Ketuhanan Yang Maha Esa adalah sebagai urat punggung dari pada Pancasila, sebab, di dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa terkandung ajaran tauhid, yang memberikan pengakuan bahwa Allah adalah satu satunya Tuhan yang layak disembah. Tidak ada Tuhan selain dari pada Nya. Segala yang ada di bumi ini tunduk pada kehendak dan kekuasaan Nya.( Ibid).

Maknanya bahwa sila Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi urat tunggang ( istilah Hamka), atau sebagai akar tunjang kalau dimisalkan sebagai ilustrasi pohon .
Dengan demikian sebagai urat punggung/ akar tunjang “Sila pertama Yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai sila pertama yang menjiwai sila lainnya, maka bangsa Indonesia meletakkan pondasi tauhid dalam berbangsa dan bernegara.

Beberapa contoh perjuangan bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan antara lain misalnya Tuanku Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, Sultan Hasanuddin, Tengku Cik Di Tiro, Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, mereka berjihad di landasan nilai ketauhidan yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Makna lain yang dapat dianalisis adalah bahwa sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa ambil contoh adalah Allah telah menciptakan manusia yang bersuku suku dan berbangsa bangsa agar mereka saling mengenal antara yang satu dengan yang lainnya. sebagai mana termaktub dalam Qur’an Surat Al- Hujurat ayat 13. Yang dengan sendirinya akan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Persatuan Indonesia dibangun atas dasar keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, telah mengajarkan bahwa sesungguhnya manusia itu diciptakan berbangsa bangsa dan bersuku suku agar saling mengenal bukan saling mencurigai.

ADVERTISEMENT

Demikian pula dengan sila-sila lainnya “Keadilan”.  Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tidak lain merupakan sebuah kewajiban untuk bersikap adil dan berlaku kepada siapapun, baik masyarakat, pejabat negara, tak terkecuali kepada Presiden. Keadilan seperti ini lah yang harus dipertahankan, sebab dialah sendi kekuatan negara.

Persis seperti hadist Rasulullah SAW. Tidak boleh taat kepada sesama mahluk, kalau akan mendurhaka kepada Khalik.    (Ibid). Dengan demikian kita sesama warga negara Indonesia harus menjadi keutuhan NKRI. Selamat hari lahir Pancasila, 1 Juni 1945 – 1 Juni 2023. (Sw)

ShareTweetPin

Baca Juga Posts

Dilaporkan ke Inspektorat hingga DPR RI, Oknum Kades AY Terancam Kehilangan Jabatan
Headline

Dilaporkan ke Inspektorat hingga DPR RI, Oknum Kades AY Terancam Kehilangan Jabatan

Jumat, 24 April 2026
Oknum Kades di Muara Enim Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diduga Serobot Lahan Warga
Headline

Oknum Kades di Muara Enim Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diduga Serobot Lahan Warga

Minggu, 19 April 2026
PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera
Headline

PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera

Selasa, 14 April 2026
Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1 Perusahaan
Headline

Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1 Perusahaan

Selasa, 14 April 2026
PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey”
Headline

PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey”

Kamis, 9 April 2026
PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025
Ekonomi dan Bisnis

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

Jumat, 3 April 2026
Post Berikutnya
Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau Direnovasi

Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau Direnovasi

Plt Bupati Muara Enim Harapkan Desa Muara Gula Baru Jadi Percontohan Antikorupsi Tingkat Nasional 2023

Plt Bupati Muara Enim Harapkan Desa Muara Gula Baru Jadi Percontohan Antikorupsi Tingkat Nasional 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

Jembatan Air Lematang Desa Ujanmas Lama Muara Enim Siap Diresmikan Gubernur

Jembatan Air Lematang Desa Ujanmas Lama Muara Enim Siap Diresmikan Gubernur

Minggu, 1 September 2024
Pj. Bupati Muara Enim Optimis Bank Sumsel Babel Terus Meningkat dan Optimal Dukung Pembangunan Daerah

Pj. Bupati Muara Enim Optimis Bank Sumsel Babel Terus Meningkat dan Optimal Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 14 November 2024

Safari Ramadhan, Bupati Muara Enim Kunjungi Desa Penyandingan

Minggu, 19 Mei 2019

Popular Stories

  • Polsek Lawang Kidul Amankan Pelaku Sodomi Anak Dibawah Umur

    Polsek Lawang Kidul Amankan Pelaku Sodomi Anak Dibawah Umur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dp Rp3,3 juta Sudah Dapat Kredit Rumah, Ini penjelasanya Sekretaris REI Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari OKI Akan Periksa 8 Kades di Kecamatan Pedamaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinilai Cacat Hukum, Pengacara Minta Pasutri Terdakwa Kasus Perampasan Hak dan Pemalsuan Data Dibebaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Muara Enim Terancam Ditunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Gali Kabar

© 2021 Galikabar.com

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video

© 2021 Galikabar.com