• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Mei 26, 2026
Gali Kabar
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video
No Result
View All Result
Gali Kabar
No Result
View All Result
Beranda Ekonomi dan Bisnis

Tenun Tuan: Dari Warisan Keluarga Menuju Asa Pelestarian Budaya Palembang

Dukungan PTBA dan Rumah BUMN

Waktu baca:3 menit
0
Tenun Tuan: Dari Warisan Keluarga Menuju Asa Pelestarian Budaya Palembang

Foto : Pose bersama Tenun Tuan

Baca Juga

Siapkan Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia, Pondok Pesantren Salafiyah Assyari’ah Buka PPDB Tahun Ajaran 2026/2027

Dorong Kemandirian Ekonomi, PTBA dan BKMT Muara Enim Gelar Kelas Kreasi Vol.7

Dilaporkan ke Inspektorat hingga DPR RI, Oknum Kades AY Terancam Kehilangan Jabatan

PALEMBANG I galikabar.com – Di sebuah kawasan bernama Tuan Kentang, Palembang, bunyi hentakan alat tenun manual berpadu dengan benang-benang berwarna yang dirangkai penuh ketelatenan. Di sanalah Tenun Tuan tumbuh, bukan sekadar sebagai usaha, tetapi juga perpanjangan napas budaya yang diwariskan lintas generasi.

Pemilik Tenun Tuan, Sarifudin mengaku, dirinya tidak serta-merta membangun usaha ini dari nol. Jauh sebelum nama Tenun Tuan dikenal, orang tuanya telah lebih dulu berbisnis kain tenun sejak tahun 1970-an.

“Tapi waktu itu orang tua saya hanya mengerjakan kain untuk pesanan saja, jadi memang sangat terbatas,” jelasnya.

Perubahan Nama Rumah Tanjung Antik ke Tenun Tuan
Tonggak perubahan dimulai sekitar tahun 2010, ketika Sarifudin memutuskan ikut terjun langsung dalam bisnis tenun keluarganya. Kala itu, dirinya melihat potensi besar yang selama ini tersembunyi: keterampilan, keunikan motif, dan nilai budaya yang belum tergarap maksimal.

Foto : Mengikuti pameran

Usaha ini sempat dikenal sebagai *Rumah Tanjung Antik*, sebuah fase pengembangan awal sebelum resmi menjadi Tenun Tuan. Ketiadaan izin usaha kala itu membuat pengembangan dilakukan perlahan, sembari membenahi sistem kerja dan penjualan.

“Saat izin terbit, akhirnya usaha saya berubah nama menjadi Tenun Tuan, kenapa namanya itu? Karena produk yang saya jual inikan tenun dan lokasinya di Tuan Kentang, makanya saya mengubah namanya menjadi Tenun Tuan,” urainya.

ADVERTISEMENT
Foto : Pose bersama

Bertahan di Tengah Gelombang Perubahan
Sarifudin bercerita, pasar Tenun bisnisnya ini sempat menjangkau luar daerah seperti Bali melalui penjualan online. Namun saat pandemi covid-19 melanda, penjualan pun mengalami penurunan drastis.

“Periode 2018 hingga 2022 itu menjadi masa yang paling menantang dengan penurunan permintaan yang sangat signifikan. Akhirnya kami belajar membaca daya beli, dari situlah kami sadar bahwa kami harus beradaptasi,” kenangnya.

Foto : Koleksi Tenun Tuan

Perubahan strategi pun dilakukan, termasuk rebranding nama dan penguatan kerja sama dengan galeri seperti Raja Tenun, yang kini menjadi kanal utama penjualan. Mayoritas produk Tenun Tuan pun dipasarkan melalui galeri.

“Makanya kami berubah nama menjadi Tenun Tuan pada 2024 lalu,dan benar saja, omset kami di tahun itu mencapai Rp500 juta,” jelasnya.

Produksi Mandiri dari Nol Jadi Keunikan Tenun Tuan
Sarifudin menjelaskan, keunikan Tenun Tuan terletak pada kemampuannya memproduksi kain sesuai permintaan masing-masing pembeli. Mulai dari motif, bahan baku hingga intensitas warna, seluruh prosesnya juga dikerjakan secara mandiri karena memiliki alat produksi sendiri yaitu ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

“Kalau merek lain itukan bukan miliknya sendiri, karena pembuatan motifnya masih mengupah yang lain. Tapi kalau kami semua produksi dari nol sendiri,” imbuhnya.

Tidak banyak yang tahu bahwa pembuatan satu kain tenun melalui proses panjang. Benang terbagi menjadi dua jenis yaitu untuk kain dasar dan untuk motif. Proses finishing kain sendiri melalui lima tahapan, sementara pembuatan motif membutuhkan tujuh hingga delapan tahapan.

“Dari awal hingga akhir, proses finishing memakan waktu sekitar tiga minggu, sementara penyelesaian kain membutuhkan tambahan waktu sekitar dua hari. Dengan demikian, satu helai kain tenun membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan hingga siap digunakan,” tuturnya.

Tenun Tuan Menggerakan Ekonomi Warga Lokal
Dalam menjalankan bisnis Tenun Tuan, Sarifudin dibantu rekan-rekannya sekitar 30 orang yang berasal dari lingkungan sekitar Tuan Kentang. Dimana 20 orang diantaranya merupakan penenun tetap, sementara lainnya terlibat dalam penggulungan benang, pemintalan, dan pembuatan motif.

“Yang bukan penenun itu hampir semuanya warga lokal. Dari benang sampai motif, semua melibatkan masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Model kerja ini bukan hanya menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga memastikan transfer pengetahuan berlangsung secara berkelanjutan.

Dukungan PTBA dan Rumah BUMN
Dukungan besar juga datang dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang membantu pemasaran ke luar kota, seperti Jakarta dan Mandalika, bahkan hingga ke pameran internasional Tong-Tong Fair di Belanda.

Tak hanya dalam hal pemasaran, Sarifudin mengakui bahwa bimbingan dari PTBA ini sangat krusial bagi perkembangan bisnisnya, mulai dari pelatihan di Rumah BUMN Banyuasin, pemberian nama usaha, hingga desain kemasan (packaging) yang lebih modern dan berkelas.

“Saya berterimakasih sekali karena PTBA memberikan kami banyak ilmu, termasuk memahami karakteristik pasar dan juga produk yang saya jual,” katanya.

Bukan Hanya Bisnis, Namun Juga Pelestarian Budaya
Bagi Sarifudin, Tenun Tuan bukan sekadar bisnis. Ada misi yang lebih besar: melestarikan budaya Palembang. Oleh karena itu, ia bercita-cita membuka tempat produksi baru yang mampu menyerap tenaga kerja dari Masyarakat sekitar, khususnya yang belum memiliki pekerjaan.

“Karena sejujurnya, tidak semua pemilik bisnis menguasai seluruh Teknik pembuatannya, jadi saya ingin ada pengembangan usaha agar ilmu yang saya miliki bisa saya bagikan kepada yang lainnya,” pungkasnya. (Sw)

ShareTweetPin

Baca Juga Posts

Siapkan Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia, Pondok Pesantren Salafiyah Assyari’ah Buka PPDB Tahun Ajaran 2026/2027
Headline

Siapkan Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia, Pondok Pesantren Salafiyah Assyari’ah Buka PPDB Tahun Ajaran 2026/2027

Jumat, 15 Mei 2026
Dorong Kemandirian Ekonomi, PTBA dan BKMT Muara Enim Gelar Kelas Kreasi Vol.7
News

Dorong Kemandirian Ekonomi, PTBA dan BKMT Muara Enim Gelar Kelas Kreasi Vol.7

Sabtu, 25 April 2026
Dilaporkan ke Inspektorat hingga DPR RI, Oknum Kades AY Terancam Kehilangan Jabatan
Headline

Dilaporkan ke Inspektorat hingga DPR RI, Oknum Kades AY Terancam Kehilangan Jabatan

Jumat, 24 April 2026
Oknum Kades di Muara Enim Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diduga Serobot Lahan Warga
Headline

Oknum Kades di Muara Enim Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diduga Serobot Lahan Warga

Minggu, 19 April 2026
PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera
Headline

PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera

Selasa, 14 April 2026
Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1 Perusahaan
Headline

Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1 Perusahaan

Selasa, 14 April 2026
Post Berikutnya
Cerdas Kelola Keuangan, Kunci UMKM Belitang Naik Kelas Bersama PTBA

Cerdas Kelola Keuangan, Kunci UMKM Belitang Naik Kelas Bersama PTBA

Perkuat Pengelolaan SDM dan K3, Menaker Kunjungi Kantor Pusat PTBA

Perkuat Pengelolaan SDM dan K3, Menaker Kunjungi Kantor Pusat PTBA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

Petani Sawit OKI Dukung Presiden Jokowi Buka Ekspor CPO

Petani Sawit OKI Dukung Presiden Jokowi Buka Ekspor CPO

Sabtu, 21 Mei 2022
Pj Bupati Muara Enim Dukung Optimalisasi Produktifitas Pertanian

Pj Bupati Muara Enim Dukung Optimalisasi Produktifitas Pertanian

Jumat, 8 Maret 2024
Pj. Bupati Muara Enim Minta Perusahaan Tingkatkan Komitmen Lestarikan Lingkungan dan Pembangunan

Pj. Bupati Muara Enim Minta Perusahaan Tingkatkan Komitmen Lestarikan Lingkungan dan Pembangunan

Kamis, 3 Oktober 2024

Popular Stories

  • Polsek Lawang Kidul Amankan Pelaku Sodomi Anak Dibawah Umur

    Polsek Lawang Kidul Amankan Pelaku Sodomi Anak Dibawah Umur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dp Rp3,3 juta Sudah Dapat Kredit Rumah, Ini penjelasanya Sekretaris REI Muara Enim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari OKI Akan Periksa 8 Kades di Kecamatan Pedamaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinilai Cacat Hukum, Pengacara Minta Pasutri Terdakwa Kasus Perampasan Hak dan Pemalsuan Data Dibebaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Muara Enim Terancam Ditunda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Gali Kabar

© 2021 Galikabar.com

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekobis
  • Kesehatan
  • Travel
  • Video

© 2021 Galikabar.com