Foto : Asisten 2 Pemkab Muara Enim H Riswandar SH saat menyerahkan secara simbolis paket sembako murah kepada warga
MUARA ENIM I galikabar.com – Masih dalam suasan memeriahkan dan menyemarakan HUT RI Ke-78, Pemerintah Kabupaten Muara Enim menggelar pembagian sembako murah di Desa Saka Jaya Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, Minggu (27/08/2023).
Kegiatan yang juga merupakan realisasi dari program nasional Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Muara Enim tersebut, rencana awal akan dihadiri langsung Pj Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah, S.H., LL.M (Bham)., LL.M (Abdn)., Ph.D. Namun, dikarenakan beliau sakit terpaksa mengurungkan untuk hadir di acara tersebut.

Hadir pada kesempatan itu, Asisten 2 Pemkab Muara Enim H Riswandar SH, MH beserta rombongan, Gatot Susilo selaku anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dari Komisi 1, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir Syamsiah, Kepala Dinas Kominfo Ardian Arifanardi, perwakilan Bulog Lahat, Camat Muara Enim, Kepala Desa Harapan Jaya Trimo, Babinsa Desa Harapan Jaya Iwan Saputra dan Babinkamtibmas Saka Jaya Zulkifli, Perangkat Desa, BPD, tim penggerak PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan warga desa yang sudah berkumpul dengan antusias sejak pagi.
Menurut Kepala Desa Saka Jaya Surat dalam sambutannya kegiatan ini masih dalam suasana semarak HUT RI ke-78 dan sekaligus realisasi program nasional Gerakan pangan murah (GPM) di kab. Muara Enim.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yg telah membuat program seperti ini. Alhamdulillah hari ini akan di bagikan paket sembako sebanyak 460 paket yang berisi 5 kg beras, 1 kg gula dan 1 kg minyak goreng,” terangnya.
Bersamaan juga, lanjutnya, di Desa Harapan Jaya juga di bagikan sebanyak 450 paket sembako dan ini sangat bermanfaat serta menyentuh sekali bagi masyarakat. Apalagi di Saka Jaya ini sdh sejak 3 tahun yg lalu sawitnya banyak di tebang karena mengikuti program replanting, sehingga berharap agar program seperti ini rutin di laksanakan setiap tahun.

Diakhir sambutannya, Kades surat juga sempat curhat mengungkapkan rasa kecewanya karena Pj Bupati yang di jadwalkan hadir ternyata batal. Namun, dirinya dan warga memaklumi karena kondisi Pj Bupati lagi sakit.
“Terus terang saya dan warga Desa Saka Jaya sangat mengharapkan kedatangan Pj bupati yang belum pernah datang ke Saka Jaya. Kami sangat merindukan kehadiran pemimpin kami hadir di sini bersama kita,” ucapnya sambil menitikkan air mata berharap kiranya bisa video call dengan bupati.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir Syamsiah langsung video call dengan Pj Bupati dan langsung berbicara dengan Kades.
Pada kesempatan itu, Pj Bupati mengungkapkan permohonan maafnya dan tidak ada niat untuk tidak menghadiri acara dikarenakan sejak semalam suhu tubuhnya naik jadi 38 derajat dan mengalami sakit tenggorokan.

“Saya berpesan kepada Pak Kades dan seluruh warga dan hadirin yg hadir agar wa’tasimu bi hablillahi jami’a walaa tafarroko yakni mari kita berpegang teguh di jalan Allah dan jangan bercerai berai. Dan berharap mudah-mudahan di beri kesempatan untuk bisa datang ke Saka Jaya,” ucapnya.
Pada kesempatan yg sama, H riswandar mewakili Pj Muara Enim mengatakan bahwa dari peristiwa ini bisa di ambil hikmahnya bahwa manusia hanya bisa berencana tuhanlah yang akan menentukan dan sekaligus mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten 2 Pemkab Muara Enim H Riswandar SH, MH mengatakan bahwa program sembako murah (psm) ini adalah bukti bahwa pemerintah itu ada, pemerintah harus hadir di setiap kesulitan warganya. Bahkan bukan hanya tiap tahun tapi setiap saat warga dalam kesulitan dan membutuhkan perhatian dari pemerintah.
Setelah sambutan selesai acara dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako murah secara simbolis kepada perwakilan warga. Dan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan pembukaan atraksi pembukaan kuda lumping. (Tigor Tamba)












